Gula Aren atau Palm Sugar Bukan Gula Kampung

 on Wednesday, January 22, 2014  

Gula aren atau Palm Sugar sering dikonotasikan dengan bahan makanan sekelas desa, kelas kampung . Kenapa? Karena sering kali kita mendengar bahwa orang –orang didesa pada jaman dulu memanfaatkan pemanis yang satu ini untuk bermacam keperluan. Mulai dari untuk membuat teh, kopi, sampai untuk membuat sayur atau minuman lain semacam kolak. Jarang sekali orang di kota yang menggunakan gula aren untuk teh atau kopi. Pasti orang kota pakai gula tebu atau gula pasir. Karena hal hal tersebut diatas, maka gula aren dikonotasikan sebagai gula kampung. 

Namun ada satu kejadian dimana pendapat diatas harus mulai dibenahi atau diluruskan. Kenapa? Penulis coba cerita dulu. Beberapa bulan yang lalu, penulis mendapat kesempatan istimewa untuk ikut sebuah seminar di Pulau Dewata, Bali. Seminar diadakan disebuah hotel bintang lima yang berbatasan langsung dengan pasir pantai Sanur. Banyak wisatawan manca Negara yang menginap disana. Penulis juga menginap di hotel tempat seminar tersebut. 

Pada saat sarapan, kebetulan bersamaan dengan sekitar sembilan atau sepuluh orang wisatawan dari manca negara. Kalau dilihat dari tampilannya mungkin orang Eropa, Amerika dan Jepang atau Korea. Saat itu disediakan bermacam minuman, termasuk kopi dan teh. Penulis lihat, enam wisatawan dari Eropa / Amerika memilih menuang kopi hitam ke gelasnya. Dan dua orang wisatawan dari Jepang atau Korea memenuhi gelasnya dengan kopi hitam panas. Lima dari enam wisatawan Eropa/ Amerika memilih gula aren atau palm sugar untuk memaniskan kopi hitam mereka. Sedang satu orang lagi memilih pemanis buatan import. Dua orang Jepang/Korea memilih gula aren. Kejadian ini sangat menarik perhatian penulis. 

Dengan berbekal ketrampilan bahasa Inggris yang terbatas, penulis memberanikan diri menanyakan kenapa mereka memilih gula aren ketimbang gula tebu/ gula pasir dan pemanis buatan ber-merk kelas dunia. Penulis bertanya kepada salah satu dari mereka yang ternyata bernama Mark dari Canada. Ternyata mereka memilih gula aren yang merupakan pemanis sehat yang lebih enak dari pemanis buatan yang diproduksi pabrik. Justru mereka juga aga heran pada orang-orang Indonesia yang kebetulan juga sarapan disitu yang lebih memilih pemanis buatan. Mereka sempat bertanya dalam hati kenapa orang Indonesia tidak memilih gula aren, padahal gula aren lebih enak, lebih sehat, dan lebih murah dari pemanis buatan. 

Dari fakta – fakta diatas, bahwa gula aren disediakan di hotel- hotel kelas dunia di Indonesia dan wisatawan lebih memilih gula aren, maka boleh kita simpulkan dengan tegas bahwa gula aren atau palm sugar itu bukan gula kelas kampung. Setuju? 

Palm Sugar Indonesia  Palm Sugar Indonesia


Gula Aren atau Palm Sugar Bukan Gula Kampung 4.5 5 Agustinus Darto Iwan Setiawan Wednesday, January 22, 2014 gula, aren, palm, sugar, gula aren, palm sugar Gula aren atau Palm Sugar sering dikonotasikan dengan bahan makanan sekelas desa, kelas kampung . Kenapa? Karena sering kali kita menden...


6 comments:

  1. Terima kasih sudah turut menyemarakkan kontes Peduli Manis Sehat

    anchor link "palm arenga" blum terpasang di artikelnya ya pak.. matur nuwun

    ReplyDelete
    Replies
    1. siap ... segera saya pasang anchor link palm arenga" nya.

      Delete
    2. lapor !! anchor link "palm arenga" sudah terpasang. :D

      Delete
  2. Lapor. Sudah mampir beberapa kali di mari kok Mas Darto :)

    ReplyDelete
  3. Hi, mohon ijin berbagi informasi ya… Yuk ikutan #ZockoUnlocked Blogging Competition berhadiah iPhone 5S atau iPad Mini! Untuk info lengkap silakan kunjungi http://weare.zocko.com ya dan jangan lupa sign up di http://www.zocko.com terlebih dahulu! Kami tunggu ☺

    ReplyDelete

Silakan berkomentar ....