USB Type-C

 on Monday, November 4, 2019  




Singkatan dari "Universal Serial Bus Type-C." USB-C adalah jenis konektor USB yang diperkenalkan pada tahun 2015. Mendukung USB 3.1, yang berarti koneksi USB-C dapat mentransfer data hingga 10 Gbps dan mengirim atau menerima daya hingga 20 volt atau 100 watt. Tidak seperti port USB Type-A dan USB Type-B sebelumnya, port USB-C simetris, yang berarti Anda tidak perlu khawatir memasukkan kabel dengan cara yang salah.

Pada tahun 2019 ini diprediksi bakal lebih banyak smartphone baru yang hadir dengan port USB Type-C. Ini menandakan port USB Micro-B atau 2.0 tak akan lagi menjadi tren.

Konektor USB-C adalah perubahan paling signifikan pada konektor USB karena antarmuka USB distandarisasi pada tahun 1996. USB 1.1, 2.0, dan 3.0 semuanya menggunakan konektor USB-A datar, persegi panjang yang sama. Walaupun ada beberapa variasi USB-B, seperti Mini-USB dan Micro-USB, semuanya dirancang untuk perangkat periferal, yang tersambung ke port Tipe-A di ujung lainnya. Konektor Type-C yang diperkenalkan dengan USB 3.1 dirancang untuk sama pada kedua ujungnya.

Tidak ada versi mini-mikro atau USB-C, karena konektor USB-C standar berukuran hampir sama dengan konektor Micro-USB. Ini berarti dapat digunakan di perangkat kecil seperti smartphone dan tablet. Karena USB-C mendukung daya hingga 100 watt, ini juga dapat digunakan sebagai konektor daya untuk laptop. Faktanya, laptop pertama yang menyertakan port USB-C - Apple MacBook 2015 dan Google Chromebook Pixel - tidak termasuk konektor daya. Sebagai gantinya, kabel daya terhubung langsung ke port USB-C.

Konektor USB-C hanya cocok untuk port USB-C, tetapi kabel USB-C kompatibel dengan standar USB lainnya. Oleh karena itu, adaptor USB-C ke USB-A atau USB-C ke USB-B dapat digunakan untuk menghubungkan perangkat USB yang lebih tua ke port USB-C. Namun, kecepatan transfer data dan watt akan terbatas pada standar yang lebih rendah.


USB Type-C memiliki beberapa keuntungan, di antaranya bisa digunakan dalam posisi bolak-balik, berbeda dengan 2.0 yang hanya bisa digunakan dalam posisi ke atas. Selain itu, USB Type-C juga diklaim lebih cepat membantu proses transfer dokumen dan bisa mengisi daya lebih cepat, meski tak didukung dengan kemampuan Fast Charging.

USB Type-C 4.5 5 Qurrota Ayun Monday, November 4, 2019 Teknologi, tablet Android, Gadget, Digital, Computer, Artikel Bahasa Indonesia, Android, USB, Type C, Singkatan dari "Universal Serial Bus Type-C." USB-C adalah jenis konektor USB yang diperkenalkan pada tahun 2015. Mendukun...


2 comments:

Silakan berkomentar ....