Narkoba Digital, Berbahaya?

 on Thursday, August 3, 2017  



Narkoba? Benar narkoba? Yakin? Itulah yang menjadi pertanyaan kita saat ini. Apakah betul itu berbahaya? Apa sih Narkoba Digital itu? Yang disebut Narkoba Digital sebenarnya adalah sebuah aplikasi smartphone yang menawarkan gelombang suara binaural. Aplikasi ini mampu mampu menstimulasi otak dengan variasi gelombang suara binaural dan dapat membuat penggunanya ketagihan seperti menggunakan narkoba.

Sebenarnya , suara binaural atau lebih sering disebut Binaural Beats merupakan dua frekuensi suara yang diperdengarkan lewat telinga kanan dan kiri. Jika telinga kanan distimulasi dengan frekuensi 500 hz, telinga kiri distimulasi dengan suara 510 hz. Di situlah otak pengguna akan melakukan respon dan menciptakan suara ketiga yang disebut Binaural Beats. Gunanya memberikan terapi lewat efek dari dosis suara untuk `memodifikasi` mood dan suasana hati penggunanya. Namun sayangnya, banyak yang menyalahgunakan aplikasi tersebut.

Menurut Badan Narkotika Nasional (BNN), I-Doser yang merupakan salah satu aplikasi smartphone yang menawarkan gelombang suara binaural, tidak termasuk dalam golongan Narkotika.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, definisi Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan. Sedangkan I-Doser tidak termasuk dalam pengertian tersebut.

Pernyataan BNN tersebut merupakan tanggapan terhadap isu yang menyebutkan bahwa I-Doser adalah Narkoba digital. Berbagai pemberitaan yang beredar di media sosial menyebutkan, banyak remaja merasakan sensasi memakai Narkoba setelah mendengarkan konten audio binaural (dua suara) berdurasi 30-40 menit melalui aplikasi tersebut.


Namun dijelaskan BNN, tak dapat dipungkiri bahwa suara, nyanyian, atau gelombang suara dalam ritme tertentu mampu memengaruhi manusia secara emosional. Seseorang yang mendengarkan sebuah lagu dapat merasakan ketenangan dalam dirinya atau bahkan menjadi gundah dan gelisah, bergantung pada jenis musik apa yang didengarkan. Hal ini terjadi lantaran gelombang suara merangsang sel-sel saraf dan menghantarkannya ke otak.

Apakah aplikasi smartphone yang menawarkan gelombang suara binaural termasuk narkoba? Atau narkoba digital? Dari uraian diatas pasti bisa kita simpulkan.

Narkoba Digital, Berbahaya? 4.5 5 Agustinus Darto Iwan Setiawan Thursday, August 3, 2017 Artikel Indo, Cyber, e Gov, Internet, Kominfo, Teknologi, Umum, Digital, Narkoba, i-Doser, BNN, Binaural Narkoba? Benar narkoba? Yakin? Itulah yang menjadi pertanyaan kita saat ini. Apakah betul itu berbahaya? Apa sih Narkoba Digital itu?...


No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar ....