Kapan pakai Free Open Source Software / Linux ?

 on Thursday, March 20, 2014  

“Gak ah, pakai linux susah, mending pakai yang gampang saja”, kata Amir cepat. “Kan kita ini Negara berkembang, jadi gakpapa kan , kalau mbajak , kan yang dibajak Negara kaya, paling perusahaan itu juga gak bakal bangkrut”, sambungnya. “Jangan berpikiran semacam itu mas”, jawab Joko. “Walau kita negara miskin pun, harusnya pakai software legal mas. Itu terkait dengan hargi diri bangsa dan lagian…. mbajak software kan sama dengan mencuri”, jelas Joko. “Hehehehehe, kalau gue sih udah jelas, pas beli laptop udah ada software aslinya , jadi nggak dosa … hehehehe”, timpal Charles.

Itu sekelumit percakapan antara Joko, Amir dan Charles yang beradu pendapat mengenai penggunaan perangkat lunak operating system bajakan. Amir yang sudah biasa pakai operating system bajakan mencoba memberi argumen pada Joko dan Charles , kenapa dirinya tetap pakai software bajakan walau tahu kalau itu dilarang hukum. Alasan ekonomi Indonesia yang masih tergolong Negara berkembang. Harga yang mahal dan kekayaan perusahaan pembuat menjadi alasan pembenaran untuk membajak software.
Haruskah kita menjadi Negara yang terkenal dengan pembajak software nor wahid didunia? Masih banyak kok Negara yang berstatus Negara berkembang yang mau membeli software asli. Ada juga Negara kaya yang walau bisa membeli software asli, memilih “jalan lain”. Jadi sebenarnya bukan suatu alasan apakah Negara kita Negara kaya atau Negara miskin sehingga sah-sah saja menggunakan software bajakan. Ini masalah pemahaman kita mengenai software legal atau illegal.
Kalau kita tidak sanggup beli gimana? Harus gantung komputer? Ya enggak lah. Masih ada cara lain yang bisa menjawab masalah ini, yaitu dengan menggunakan FREE OPEN SOURCE SOFTWARE. Ya pakai itu saja cukup. Apakah lebih murah? Ya pasti lebih murah, kan softwarenya free alias bisa kita copy dan kita sebarkan kepada siapa saja yang kita mau. Asik kan. 
Handal gak? Jangan-jangan jelek dan susah dipakai? Kalau dari sisi kehandalan, gak kalah dengan yang berharga mahal kok. Semua fasilitas yang biasanya ada di software mahal, pasti ada di Free Open Source Software ini. Kalau ada yang bilang jelek atau susah, pasti tidak mengikuti perkembangan terbaru. Sama bagusnya dan sama mudahnya dengan yang berbayar lho.
Jadi masalah sebenarnya bukan harus pakai Free Open Source Software, tapi pakai LEGAL SOFTWARE. Kalau dirasa mahal, ya jangan dibajak, tapi pakai Free Open Source Software, ookkkeeeee?
Kapan pakai Free Open Source Software / Linux ? 4.5 5 Agustinus Darto Iwan Setiawan Thursday, March 20, 2014 Free Open Source Software, FOSS, Open Source, Linux, Legal Software “Gak ah, pakai linux susah, mending pakai yang gampang saja”, kata Amir cepat. “Kan kita ini Negara berkembang, jadi gakpapa kan , kalau ...


1 comment:

Silakan berkomentar ....